
Hendri Mulyadi menjadi buah bibir dan mendapat dukungan karena aksi sensasionalnya beberapa waktu lalu. Pemuda berusia 20 tahun ini mengaku lebih suka menjadi pemain timnas daripada ketua umum PSSI.
Hendri telah mencuri perhatian ketika ia nekat masuk ke dalam lapangan saat Indonesia menghadapi Oman di babak kualifikasi Piala Asia 2011 di Jakarta hari Rabu (6/1/2010) lalu.
Dukungan untuk Hendri pun mengalir, dia dianggap sebagai ikon baru sepakbola nasional yang membutuhkan pencerahan, karena sudah terlalu lama seperti berada di dalam kegelapan.
Berikut ini sebagian wawancara Hendri Mulyadi saat menyambangi kantor detikcom di Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2010):
Detiksport (DS): Kegiatan Hendri sekarang apa?
Hendri Mulyadi (HM): Kegiatan saya sehari hari di Pesantren di kampung Serang, karena dekat rumah jadi saya sering pulang ke rumah.
DS: Setelah menerebos ke lapangan Anda jadi terkenal?
HM: Iya, sekarang kalau lewat di rumah dipanggil selebritis. Kemarin waktu kondangan juga banyak diliatin orang.
DS: Kamu senang menjadi terkenal seperti sekarang ini?
HM: Enggak senang. Senang mungkin karena banyak teman. Tapi motivasi awal sih enggak ada untuk terkenal.
DS: Apa ada tawaran iklan atau sinetron ?
HM : Enggak ada tapi kalau ada pun saya nggak mau karena kapasitas saya enggak ada untuk itu. Entar disangka mau populer.
DS: Suka main sepak bola dan bermain di posisi apa ?
HM: Saya sudah suka sepakbola sejak kecil dan sempat masuk sekolah sepakbola tapi hanya dua bulan terus cedera.
DS : Sekarang punya klub ?
HM: Punya klub tapi klub di kampung. Saya menjadi striker klub Persikub, Persatuan sepakbola sisi kuburan, hahaha....
DS: Jadi Anda senang karena terkenal muncul di TV atau media ?
HM: Enggak. Saya sempat matiin handphone karena capek diwawancara. Takut opini publik berubah yang pertama dukung jadi enggak. Nanti jadi jalan sendiri.
DS : Setelah menerobos lapangan apa Anda pernah bertemu pejabat PSSI?
HM: Pernah ketemu Nugraha Besoes (Sekjen PSSI). Dia cuma bilang, 'bagus kamu'. Tapi saya nggak tahu itu pujian atau apa ?
DS: Apa Anda tahu Anda didukung untuk jadi ketua umum PSSI di facebook?
HM: Tidak tahu.
DS: Apa Anda mau dipilih jadi ketua umum PSSI ?
HM: Tidak. Saya 'kan masih muda. Untuk Ketua Umum PSSI tentu masih ada orang lain yang berkapasitas dari saya. Tapi kalau untuk jadi pemain saya mau.
Resources: Detik
No comments:
Post a Comment